081321112060 admin@obatimpotensiviagra.com
5 Penyebab Impotensi Di Usia Muda Yang Harus Anda Ketahui

5 Penyebab Impotensi di Usia Muda yang Harus Anda Ketahui

Penyebab Impotensi – Berhubungan dengan pasangan tentu membutuhkan ikatan batin yang kuat. Tapi, anda juga tidak boleh melupakan kekuatan fisik. Karena kekuatan fisik sangat mempengaruhi kekuatan dari alat kelamin si Pria.

Bagi pria, impotensi merupakan gangguan yang sangat serius. Karena bisa membuat pria merasa minder dan kurang percaya diri saat berhubungan dengan pasangan.

Secara umum, impotensi biasanya dialami oleh pria yang usianya sudah lanjut. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika impotensi juga bisa dialami oleh anda yang masih berusia muda.

Hal ini selaras dengan penelitian dari Journal of Sexual Mdicine (2013), yang menemukan bahwa pria dengan usia dibawah 40 tahun juga beresiko menderita impotensi.

Nah, agar anda atau orang disekitar anda tidak mengalami hal ini. Sebaiknya anda harus mengetahui penyebab dari impotensi tersebut. Agar tidak mengganggu kehidupan seksual anda dikemudian hari.

Nah, berikut beberapa penyebab yang harus anda ketahui.

1. Sistem Saraf yang Terganggu

Otak bisa berkomunikasi dengan organ reproduksi (seperti penis) karena ada saraf yang sangat berperan penting. Beberapa penyakit seperti tumor otak, stroke, atau alzheimer, bisa menjadi penyebab terganggunya saraf.

Selain itu, bersepeda dengan jarak yang jauh juga bisa menjadi penyebab impotensi. Hal ini dikarenakan alat kelamin dan bokong terkena tekanan secara terus – menerus, sehingga dapat mempengaruhi fungsi saraf.

2. Kelainan pada Kelenjar Endokrin

Tugas dari kelenjar endokrin adalah memproduksi hormon yang mengatur fungsi seksual, metabolisme, reproduksi, dan juga mood. Penyakit yang biasanya mengganggu kerja dari kelenjar endokri ini adalah diabetes. 

Diabetes merupakan penyakit dimana kelenjar pankreas sudah tidak mampu lagi untuk menghasilkan insulin. Fungsi dari insulin yaitu mengubah gula menjadi energi untuk tubuh.

Nah, karena tidak bisa memproduksi insulin, maka tingkat hormon dan aliran darah akan terganggu. Hal inilah yang menyebabkan penderita diabetes beresiko tinggi terkena impotensi.

3. Penderita Penyakit jantung

Organ yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh adalah jantung. Nah, saat penis yang ereksi tidak cukup menerima aliran darah, maka hal inilah yang bisa menjadi penyebab impotensi.

Selain itu, beberapa penyakit seperti kadar kolesterol yang tinngi, hipertensi, atau obesitas, juga dapat memicu terjadinya impotensi.

4. Pemakaian Obat-Obat Tertentu dalam Jangka Panjang

Bermacam-macam jenis zat kimia yang masuk ke tubuh dalam jangka waktu yang panjang bisa menyebabkan terjadi impotensi. Beberapa jenis obat seperti antihistamin, anti depresan, dan obat hipertensi, dapat menyebabkan tejadinya impotensi.

Saat mengalami hipertensi, arteri dalam tubuh akan menjadi sempit dan kurang fleksibel. Hal ini bisa mempengaruhi aliran darah yang menuju penis saat ereksi, sehingga menyebabkan impotensi.

5. Gangguan Emosi Seperti Stres dan Depresi

Beberapa pria ada yang bisa ereksi saat masturbasi atau saat tidur saja, sedangkan saat ingin berhubungan, pria tersebut malah tidak bisa mendapatkan ereksi. Hal ini biasanya disebabkan oleh depresi, stres, cemas, bahkan bisa juga karena ketakutan dihadapan istri.

Salah satu tanda impotensi terjadi karena sebab ini adalah hilangnya minat untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan. Selain itu, buruknya komunikasi dengan pasangan dan stres karena pekerjaan, keluarga, uang, atau hal lainnya, juga bisa menjadi penyebab impotensi di usia muda.

Ada juga hal sepele yang bisa menyebabkan impotensi, yaitu faktor psikologis. Misalnya seperti kehilangan istri atau widower syndrome, hal ini bisa menyebabkan kekuatan penis menjadi berkurang saat mengeras dan tegang. 

Sekian. . .

Nah, itulah beberapa penyebab impotensi yang sebaiknya diwaspadai. Jadi mulai sekarang, hidarilah segala sesuatu yang bisa menyebabkan impotensi, agar tidak mengganggu kehidupan seksual anda di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *